x
Dikirim oleh admindinkopum pada 12 November 2015

<p align="justify"><b>BLITAR</b> - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Blitar menggelar rapat di Ruang Sasana Praja pemerintah Kota Blitar. Dihadiri dua narasumber berkompeten Yudho Herlambang dari Bank Indonesia dan Supriyono akademisi dari Universitas Islam Blitar. Priyo Suhartono, S.Sos., M.si&nbsp; Kepala Bagian Perekonomian selaku Sekretariat TPID Kota Blitar pada Selasa (10/11), dikonfirmasi seusai kegiatan mengatakan bahwa untuk menekan laju inflasi nasional. Setiap daerah memiliki kewajiban membantu pemerintah melalui pembentukan TPID. Begitu juga Pemkot Blitar, telah terbentuk TPID dari berbagai dinas instansi terkait termasuk Bulog. <br>Menurut Priyo di Kota Blitar laju inflasi cenderung stabil di bawah angka dua digit. Karena memang pemerintah Kota Blitar melalui SKPD terkait menelorkan berbagai kebijakan dan program yang berkontribusi positif dalam pengendalian inflasi seperti pasar murah, operasi pasar, peningkatan jalan, pembangunan pasar, kebijakan sekolah gratis, pemberian beras bagi warga miskin dll. <br>Lebih lanjut Priyo menambahkan, mendekati akhir tahun 2015 menuju awal tahun 2016&nbsp; SKPD terkait seperti Dinas Koperasi dan UKM, Bagian Kesra, Dinas Pertanian dan lain-lain harus merencanakan kembali berbagai kebijakan dan program yang sama guna mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan pokok.(ram)<br><br></p>