x

Keluhkan Persoalan, Petani Lakukan Hearing

Sekitar 26 petani yang tergabung dalam Gapoktan dari 3 kecamatan yang ada di Kota Blitar Senin pagi (25/1) melakukan hearing dengan komisi II DPRD Kota Blitar. Surani, ketua gapoktan Kecamatan Sukorejo saat dikonfirmasi setelah melakukan hearing mengatakan, selama ini banyak persoalan yang dihadapi oleh petani yaitu dalam meningkatkan produktifitas pertanian, mulai irigasi, sumber air, hingga KUD.


Untuk itu dalam kesempatan ini pihaknya meminta kepada Dinas Pertanian untuk membangun saluran irigasi dimasing-masing kelurahan, serta melestarikan sumber air dengan menanami pohon-pohon besar. Namun hingga saat ini masih terkendala sumber air yang masih menjadi milik perorangan, sehingga diharapkan pemerintah bisa membeli tanah sumber air tersebut. Keberadaan KUD Binatama yang macet diminta segera diatasi, mengingat keberadaannya mampu membantu realisasi sarana produksi pertanian (saprodi) serta keberadaan pengelola irigasi dalam Himpunan Petani Pemakai Air (HIPA) diminta mulai diperjuangkan honornya, sebab selama ini mereka bekerja tanpa upah.


Sementara itu Suwoko, ST, MH, anggota komisi II DPRD Kota Blitar ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi agar persoalan yang dihadapi para petani ini segera teratasi. Misalnya melakukan koordinasi dengan Dinas Koperasi agar KUD segera diaktifkan kembali, sementara masalah sumber air, pemerintah segera mengambil sikap agar lahan sumber air menjadi aset pemerintah, agar pengelolaannya untuk irigasi persawahan semakin mudah.


Ditempat terpisah Ir. Sutrapno, Kepala Dinas Pertanian Kota Blitar saat ditemui mengatakan, untuk realisasi sumur bur sebagai alternatif solusi kesulitan air serta honor juru air atau ulu-ulu akan diusulkan melalui musyawarah perencanaan pembangunan pertanian (musrenbangtan) tahun 2011 mendatang. Sementara untuk persoalan sumber air dan KUD akan dikoordinasikan dengan dinas terkait, seperti Dinas Koperasi serta Kantor Lingkungan Hidup.


Lebih lanjut Sutrapno berjanji, beberapa usulan dari kelompok tani se Kota Blitar ini akan diakomodir dalam usulan musrenbangtan untuk direalisasikan tahun 2011 mendatang.(yuk)

Share icon